Melihat postingan di blog, baru sadar bahwa ternyata saya sudah sangat lama tidka ngeblog di sini. Maklum yaa, kerja ikut orang jadi waktu untuk diri sendiri jadi berkurang (hihi, alibi๐Ÿ˜). Mendapati hari terakhir di tahun 2018 rasanya masih seperti bermimpi. Banyak perjalanan hidup yang awalnya ragu apakah bisa melewati itu semua? Dan dengan pemberanian diri dan keyakinan, pada akhirnya semua dapat juga dijalani dengan mengalir hingga akhir. Alhamdulillah. Memang tidak mudah, tetapi karena kobaran semangat semua menjadi terasa ringan ketika kita bisa menjalani dengan penuh syukur. Karena bagi saya, bersyukur itu bukan hanya tentang berterimakasih dalam ucapan kepada Tuhan lalu menjalaninya dengan apa adanya. Lebih dari itu... Bagi saya bersyukur adalah tentang bagaimana kita terus berupaya, berusaha, dan terus berkarya dengan segala anugerah yang kita miliki. Pikiran, ilmu, keterampilan, dan anugerah lainnya. Kita memiliki badan, bagaimana kita bersyukur agar badan kita terus sehat? Kitamemiliki ilmu, bagaimana kita bersyukur agar ilmu yang kita miliki bermanfaat? kita memiliki keterampilan, bagaimana agar keterampilan yang kita miliki membawa berkah untuk minimal diri kita sendiri? dan seterusnya. Saya sendiri pun demikian. Saat menulis ini juga sedang dan masih terus belajar tentang bagaimana bersyukur kepada Tuhan.
Kembali tentang tahun 2018 yaa. Mendapatkan status double itu sungguh mengharukan, membahagiakan, sekaligus menantang. Bagi saya, menjadi istri dan ibu bukanlah sesuatu yang main-main. Ada banyak sekali hal yang saya harus belajar untuk membekali diri dalam melangkah. Terlebih lagi ketika saya memutuskan untuk resign dari tempat kerja formal dan stay full di rumah. Banyak penyesuaian yang harus dijalani dan disiasati agar saya tetap menjadi perempuan yang "sehat". Sehat di sini adalah yang pikiran, diri, laku jiwa dan raga terus berkarya meskipun sudah menjadi fulltimemom. Tetap menjadi perempuan dengan mimpi-mimpi besar.
Apakah setiap ibu rumah tangga itu tidak sehat? NO, NO, NO, not about it!
Setelah melihat apapun yang saya lihat, saya hanya sedang menyemangati diri sendiri agar meskipun sibuk menjadi ibu rumah tangga tetapi saya harus terus belajar agar tetap bisa berkarya dan berkarya. Berat? di awal-awal pasti iya, tapi bukan berarti kita tidak bisa yaa. Selama kita tekun berlatih dan berlatih, insyaAllah kita akan terbiasa melakukannya.๐Ÿ’ช
Sebelum 2018 berakhir, saya hanya ingin mengucapkan rasa syukur saya kepada Gusti Allah atas segala nikmat, berkat, anugerah dan berkahnya selama ini. Teriring doa, semoga tahun 2019 kami semua dapat menjadi manusia yang lebih baik lagi. Amin.๐Ÿ™



Bantul,
Dwi Ajeng Vye

0 Komentar